Posted by Agenbola on Nov 26, 2014

Agen bola sbobet – Vietnam Tak Lawan yg Mustahil untuk Ditaklukkan

Piala AFF 2014 kunjung bergulir. Siap maupun tdk bukan lagi alternatif sebab laga telah di depan mata. Ketentuan Alfred Riedl jika skuad yg dia asuh meniti masa rancangan yg amat buruk gak relevan lagi guna dibahas. Gak ada waktu guna mengeluh sebab, toh, rancangan kesebelasan ini setidaknya jauh kian bagus ketimbang skuad AFF 2012 silam.test1

Turnamen terbesar antarnegara Asia Tenggara ini sayangnya memang tidak ramah beri Indonesia. Kesebelasan Garuda hingga dengan masa ini belum sekali kendati mencicipi gelar juara. Kita tertinggal daripada Thailand, Singapura, Malaysia serta Vietnam di arena mulia ini. Kita benar-benar terbaik, namun terhebat di pengumpul status runner-up, sejumlah 4 periode.

Utk Piala AFF 2014, Indonesia agak diuntungkan sama undian pengelompokkan ronde grup. Tersangkut pada grup A bersama Vietnam, Filipina, juga Laos menghasilkan bidikan untuk minimal berada di kelas kedua atau lolos di semifinal terbuka. Caranya dgn menyikat poin dalam duel pembuka mengelak Vietnam juga menggulung dua nama terakhir.

Riedl juga realistis mengenai timnya dengan mendaratkan kredit pribadi terhadap tuan rumah Vietnam. Menurutnya kru yang sempat meraih juara itu yakni yg terkuat pada grupnya. Masalahnya yakni Vietnam kudu mereka hadapi pada pertengkaran pembuka bermodalkan persiapan yg mepet.

Padatnya jadwal Liga Indonesia memproduksi segenap penggawa pemain baru bergabung secara lengkap dua minggu terakhir. Di fase ini si arsitek saja tengah harus runyam mengelola pemilahan tokoh. Bermodalkan dua uji coba menentang Timor Leste serta Suriah, Riedl mengerucutkan 35 nama memerankan 22 + 1 kiper cadangan pantas dengan tatanan total pemain.

Sekalipun banyak mengerjakan bongkar pasang pemain sebab pilihan tadi, tetapi gambaran 11 tokoh terbaik yg memerankan pasukan utama telah mulai terlihat. Persaingan sesak cuma terjadi pada lini tengah, Riedl miliki besar stok pemain dgn gaya berbeda terutama di kawasan dua poros ganda. Pernyataan sapa yg berdiri di pos ini bakal ditentukan taktik apa yang diterapkan oleh Riedl.

Model Main Vietnam

Vietnam mempunyai gerakan main yg meledak-ledak dgn menggantungkan ketangkasan. Hampir serupa dengan seperti kesebelasan U-19 mereka. Sekujur pemain bakal aktif merenggut bola sesegera mungkin apabila ofensif tidak berhasil untuk lantas balik melakukan serangan balik cepat. Pertunjukan bagaikan ini bisa aja kritis kalau Indonesia tidak berhasil melaksanakan prediksi atau apalagi ikut padu dengan gaya ini.

Saat menghabisi Malaysia dengan skor 3-1 dalam ujicoba terakhir, Vietnam sebenernya tertinggal lebih dulu. Lini defensi “Si Merah” bukan tembok masif yg susah ditembus. Malaysia juga bisa menjarah banyak kesempatan meskipun berperan tandang. Transisi atas menyerang ke bertahan juga tidak beredar dgn elok. Satu keuntungan mereka ialah mampu membangun tontonan daripada belakang serta pandai dalam berbuat penguasaan bola.

Garis tembok tinggi yg diterapkan si pendidik Toshiya Miura di dalam kuasa melaksanakan pressing lawan pula bisa digunakan. Persis laksana yg dikerjakan sama Palestina ketika melakoni uji coba pembukaan November dulunya. Beberapa peluang tergolong dua daripada 3 gol (skor 1-3) yang disarangkan terjadi dengan perantara bola berjarak memanfaatkan kebolehan offside yang gagal.

Namun, guna kaum lini serbu Vietnam amat berbeda, soalnya bergerak makin bebas dan cenderung sulit guna ditebak. Satu saja kesalahan paling utama dalam menyembunyikan tempat penjagaan sayap dapat jadi petaka.

Cara kerja bagian Vietnam yang terus menerus menantang lari tersebut menciptakan Miura kudu mengorbankan kedua fullback. Soalnya apabila memaksa 90 menit bagi bolak-balik menubruk plus bertahan akan menghasilkan tenaga terkuras habis. Dalam itu mereka bertambah sering menyingkir empat bek dalam belakang mengacu pada sejajar meskipun sedang menyerang.

Post a Comment

Comments are closed.